
Jakarta, CNBC Indonesia - Uang digital yang dikeluarkan oleh bank sentral negara kemungkinan tidak akan muncul dalam waktu dekat. Setidaknya itu yang diperkirakan oleh Bank of England minggu ini.
Inggris kemungkinan baru akan memiliki Britcoin, julukan uang digitalnya, setidaknya hingga 2025. Saat ini eksplorasi CBDC atau Central Bank Digital Currencies menuju tahap konsultasi dilakukan tahun depan.
Perkiraan itu bisa terwujud namun dengan catatan jika terbukti 'kuat secara operasional dan teknologi', dikutip CNBC Internasional, Jumat (12/11/2021).
Satu masalah yang belum terpecahkan dari Britcoin adalah belum ada masalah mana yang dipecahkan dengan keberadaan uang digital itu. Ini diungkapkan oleh Anne Boden yang merupakan CEO bank digital berbasis London, Starling dan juga ikut memberi masukan pada pejabat terkait soal CBDC.
"Semua yang kami lakukan di ruangan ini untuk memecahkan masalah nyata. Itu harus memiliki serapan dan perlu cukup untuk memberikan nilai nyata," ungkapnya.
Bukan hanya Inggris yang masih jauh menyiapkan CBDC. Swedia juga berada di garis yang sama dan mengatakan Krona Digital diharapkan muncul pada 2026 mendatang.
Sementara itu China berjalan lebih dulu untuk implementasi uang digital dalam negerinya. Uji coba Yuan Digital juga telah diluncurkan di beberapa provinsi, bahkan sejumlah ahli mengatakan People's Bank of China kemungkinan jadi yang pertama meluncurkan CBDC di dunia.
Namun Yuan Digital bukan tanpa masalah. Kritikus mengatakan uang tersebut terlalu terpusat dan bisa digunakan untuk meningkatkan pemerintah China karena bisa dilacak secara online.
Garrick Hileman, kepala penelitian di perusahaan kripto Blockhain.com angkat bicara soal CBDC yang sedang dibuat sejumlah negara. "Saya pikir CBDC sekarang menghadapi risiko overhyped dan under-delivering," kata dia.
"Pertanyaan yang perlu didiskusikan untuk mendesain CBDC yang efektif, seperti privasi, pengawasan adalah hal yang jauh di atas gaji setiap bankir sentral".
Di sisi lain, para bankir mengkhawatirkan CBDC bisa merusak peran mereka di sistem keuangan. Konsumen bisa langsung menempatkan deposito ke bank sentral secara langsung.
"Bahkan jika Anda berpikir Anda memiliki perangkap tikus sempurna untuk menghadang pelarian HSBC dan Natwest dalam keamanan yang dirasakan Bank of England, sampai pertempuran diuji, kami tidak tahu," ungkap Hileman.
[Gambas:Video CNBC]
(roy/roy) Baca Or Read Again https://www.cnbcindonesia.com/tech/20211112163940-37-291159/uang-digital-cbdc-tak-bakal-hadir-kabar-baik-bagi-bitcoin
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Uang Digital CBDC Tak Bakal Hadir, Kabar Baik Bagi Bitcoin? - CNBC Indonesia"
Posting Komentar